Selain Mempermudah Sertifikat Halal UMKM, RUU Ciptaker Dinilai Tingkatkan Investasi Syariah

- 23 Juli 2020, 19:38 WIB
Arief Mufraini, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.* /

KABAR BANTEN - Akademisi yang juga menjabat sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Arief Mufraini menilai bahwa Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) berpeluang mendorong pertumbuhan investasi syariah dan mempermudah sertifikasi halal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Selain akan menciptakan ekosistem investasi yang lebih baik, RUU Ciptaker ini juga akan lebih menyederhanakan proses perizinan membuka usaha dan mengurus sertifikasi halal bagi UMKM karena di dalam RUU ini disebutkan mengurus sertifikasi halal UMKM dibebaskan dari biaya,” ujar Arief kepada awak media di Tangerang, Kamis (23/7/2020).

Menurut dia, kemudahan dalam perizinan dan sertifikasi halal saja tidak cukup untuk menggenjot pertumbuhan investasi syariah.

Baca Juga : Untuk Dipasarkan ke Luar Negeri, Pemkot Tangerang Siapkan Produk UMKM Unggulan

Ia menilai, penting juga mengindahkan kualitas produk agar bisa bersaing secara global dan mendorong investor luar negeri tertarik menanamkan modal. Apalagi saat ini UMKM dan industri halal Indonesia memiliki peluang bersaing secara global.

“Saat ini Indonesia termasuk sepuluh negara besar di dunia yang mengembangkan industri halal. Dalam hal ini, konsumen muslim di luar negeri cukup tinggi permintaan terhadap produk halal," jelas dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta periode 2015-2018 ini.

Produk-produk halal Indonesia, kata dia, bisa menjadi keunggulan kompetitif (competitive advantage) untuk memasuki persaingan perdagangan global. Hal itu mengingat persaingan perdagangan produk-produk halal di dunia tidak seketat produk-produk konvensional. 

Baca Juga : Untuk Pelaku UMKM di Cilegon, Bank Mandiri Salurkan Rp 3,9 Miliar Kredit Produktif

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret,  M Agung Prabowo menyampaikan bahwa RUU Ciptaker memberikan peluang untuk meningkatkan masuknya arus investasi dari luar negeri  ke Indonesia, termasuk investasi syariah.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X