Rempeyek Kacang Ijo Khas Pandeglang yang Renyah dan Gurih

- 2 April 2024, 15:18 WIB
Rempeyek Kacang Ijo Khas Pandeglang yang Renyah dan Gurih
Rempeyek Kacang Ijo Khas Pandeglang yang Renyah dan Gurih /Facebook /Dunia Resep dan Informasi

 

KABAR BANTEN – Biasanya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang tidak akan lama lagi dirayakan, masyarakat khususnya para ibu di rumah tentunya sudah mempersiapkan kue lebaran sebagai kudapan atau suguhan dalam menyambut kerabat dan sanak saudara di rumah.


Masyarakat yang tinggal di kampung maupun di kota biasanya sudah mulai menyicil untuk membuat kue lebaran.

Ada yang membuat kue lebaran versi modern ada juga yang membuat kue lebaran versi tradisional, salah satu warga asal Pandeglang yang bernama Nur Aini.

Baca Juga: Resep Tempe Goreng Daun Kari, Alternatif Untuk Menu Masakan Sehari-hari


Seperti dikutip Kabar Banten dari kanal Youtube Mang Dhepi Channel, berikut ini cerita tentang suguhan spesial lebaran rempeyek khas Pandeglang.

Nur Aini jauh hari sebelum lebaran, sudah sibuk mempersiapkan kue yang wajib disajikan. Menurutnya, tradisi yang sudah turun temurun sejak orang tuanya terdahulu selalu mempersiapkan kue lebaran.

Ada pendapat membuat kue lebih baik ketimbang membeli, karena jika membuat kue sendiri hasilnya berlimpah dan bisa untuk dibagikan pada tetangga.

Sedangkan kalau beli di toko dengan uang yang terbatas tidak bisa membeli lebih, apalagi untuk dibagikan pada tetangga.

Membuat kue tradisional merupakan hobi Nur Aini, mulai dari kue Babon, Rengginang, Pais, Keripik, Alianggrem dan sebagainya.

Kebiasaan masyarakat lokal di Hari Raya Idul Fitri yaitu membuat cemilan rempeyek yang akan dijadikan sajian istimewa untuk menjamu kerabat yang bersilaturahim.

Cara membuatnya sangat mudah, pertama siapkan kelapa tua yang sudah dikupas dan dibersihkan dari kulit luar.

Lalu kelapa diparut menggunakan mesin biar lebih cepat, dan siapkan kacang hijau yang sebelumnya sudah direndam menggunakan air panas dan didiamkan semalaman agar kacang mengembang.

Siapkan bumbu sapu jagat, terdiri dari rempah-rempah yaitu ketumbar, bawang putih dan kemiri. Lalu siapkan cuet dan ulekan, kemudian ulek bahan-bahan tersebut bahan tersebut harus diulek sampai halus.

Selanjutnya supayamemiliki rasa, maka kue juga harus ditambahkan rasa. Cukup tambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya, lalu ulek kembali sampai menyatu.

Siapkan baskom spatula dan masukkan rempah hasil ulekan pada baskom, tambahkan tepung tapioka dan aci, lalu sambil diaduk.

Tambahkan air santan dari parutan kelapa tadi yang sebelumnya sudah diperas sarinya, perlahan campurkan santan sambil adonan diuleni dan menyatu dengan bumbu.

Setelah itu lalu tambahkan air santan kembali sampai adonan mengental, jangan lupa taburi garam kembali agar rasanya pas.


Selanjut nya masukkan kacang hijau pada adonan serta irisan cabai merah biar ada rasa pedas-pedasnya.

Adonan ini tidak langsung semuanya digoreng tapi ditakar dan digoreng sedikit demi sedikit ke dalam kuali digorengnya pun dengan cara memanjang dan adonan ditaburkan pada setiap sisi kuali agar bentuknya cantik dan crispy.

lebih enak lagi kalau menggorengnya menggunakan tungku selain bisa menghebat gas aroma khas makanan atau kue yang dimasak menggunakan tungku akan berbeda hasilnya.

Baca Juga: Resep Gule Marak yang Bikin Semarak Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Proses penggorengan tidak memakan waktu lama kok hanya 2 sampai 3 menit saja.

Setelah rempeyek terlihat matang kemudian angkat lalu tiriskan di dalam baskom, setelah tidak terlalu panas masukkan rempeyek ke dalam toples untuk sajian tamu di hari lebaran.***

 

Editor: Maksuni Husen

Sumber: YouTube Mang Dhepi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah