8 Mahasiswa Ikuti FerienJob, Begini Penjelasan Rektor UIN Syarif Hidayatullah

- 2 April 2024, 21:05 WIB
Ilustrasi terkait mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah ikuti ferienjob.
Ilustrasi terkait mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah ikuti ferienjob. /Tangkap layar/instagram @ditjen.dikti

KABAR BANTEN - Rektor Universitas Islam Negeri atau UIN Syarif Hidayatullah membenarkan sebanyak delapan (8) mahasiswa mengikuti program magang FerienJob (Woriking Holiday) di Jerman.

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah tersebut berasal dari Program studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Mahasiswa tersebut mengikuti FerienJob mulai Oktober sampai Desember 2023. 

Keikutsertaan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah pada program magang tersebut berawal dari Nota Kesepakatan antara Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Universitas Binawan dan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah dalam bidang pendidikan dan penelitian dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki para pihak untuk kemajuan bersama.

"Nota Kesepakatan sendiri mencakup implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi, Pengenalan lebih jauh program Working Holiday di Jerman dilakukan dengan meminta informasi dari Universitas Binawan pada 2022 yang sudah pernah menyelenggarakan program tersebut," kata Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Asep Saepudin Jahar, dikutip kabarbanten.pikiran-rakyat.com dari laman uinjkt.ac.id.

Ia mengatakan, secara internal, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan pendalaman kompetensi apa yang akan diperoleh mahasiswa dan keterhubungan program dengan arah internasionalisasi sesuai dengan Visi UIN Syarif Hidayatullah.

"Sepanjang Desember 2023 hingga Januari 2024, mahasiswa kami  secara bertahap menyelesaikan program tersebut sesuai dengan kontrak. Seluruhnya pulang ke Indonesia dengan selamat dan kini tengah menyelesaikan studi masing-masing," ucapnya.

Dalam pesan tersebut, ia mengatakan, kegiatan Working Holiday ke depan, UIN Syarif Hidayatullah berkomitmen mengikuti sepenuhnya kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI dan untuk selanjutnya tidak akan mengikuti program tersebut.

"Kami mengikuti sepenuhnya sampai adanya hasil evaluasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.***

Editor: Kasiridho

Sumber: uinjkt.ac.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah