Lahan Adat Kasepuhan Cimuncang, PD Aman Banten Kidul Lakukan Pemetaan Partisipatif di Area TNGHS

- 22 Februari 2021, 20:32 WIB
PD Aman Banten Kidul bersama masyarakat Adat Kasepuhan Cimuncang, Desa Gununggede, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, melaksanakan Pemetaan Partisipatif di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Senin, 22 Februari 2021. /Dokumen PD Aman Banten Kidul

KABAR BANTEN - Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara atau PD Aman Banten Kidul bersama masyarakat Adat Kasepuhan Cimuncang, Desa Gununggede, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, melaksanakan Pemetaan Partisipatif di area lahan masuk Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Pemetaan Partisipatif adalah pemetaan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat adat (Kasepuhan Cimuncang) mengenai tempat atau wilayah di mana mereka hidup.

Kenapa Pemetaan Partisipatif harus dilakukan oleh masyarakat Kasepuhan Cimuncang? karena masyarakat yang hidup dan bekerja di tempat itulah yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai wilayahnya. 

Baca Juga: Di Desa Leuwidamar, Gubernur Banten Bentuk Kampung Tangguh, Petani Dapat Keuntungan Dua Kali

Jadi, hanya mereka yang bisa membuat peta secara lengkap dan akurat mengenai sejarah, tata guna lahan, pandangan hidup, dan harapan masa depan.

"Saat ini kami lagi melakukan Pemetaan Partisipatif di Wewengkon Gunung Tilu, Kasepuhan Cimuncang, Desa Gununggede, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak," kata Koordinator PD Aman Banten Kidul, H. Dulhani kepada KabarBanten.com, Senin, 22 Februari 2021.

Ia menjelaskan, area lahan yang dipetakan secara administrasi masuk dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Insyaallah pemetaan ini empat hari lagi rampung. Ini merupakan hasil kerjasama antara masyarakat, tokoh masyarakat, Sabaki dan PD Aman Banten Kidul sebagai motor Pemetaan Partisipatif," katanya.

Baca Juga: Mengenal Kaulinan Budak Banten, Permainan Tradisional Gamsit, Cara Tentukan Pemenang dengan Adu Jari

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X