Dana Hibah Ponpes Dikorupsi, MUI Banten Minta Bantuan ke Pesantren Tetap Lanjut

- 20 April 2021, 16:12 WIB
Ketua Umum MUI Provinsi Banten AM Romly
Ketua Umum MUI Provinsi Banten AM Romly /

KABAR BANTEN – Majelis Ulama Indonesia atau MUI Banten berharap dana hibah ponpes atau pondok pesantren tetap dilanjutkan meskipun belum lama ini ternoda oleh kasus korupsi.

Menurut Ketua Umum MUI Banten AM. Romly, bantuan dana hibah ponpes sangat diperlukan demi kemajuan dunia pesantren.

Kasus korupsi dana hibah ponpes di Provinsi Banten dianggapnya telah mencemari kehormatan para kiai dan dunia pesantren.

Baca Juga: Geledah Gudang Arsip, Kejati Cari Bukti Tunjang Pengembangan Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes

“Meskipun kejadian akhir-akhir ini sangat memalukan, kami mengimbau Gubernur Banten dan lembaga pemerintah lainnya agar terus memberikan bantuan, baik hibah maupun bantuan teknis untuk kemajuan dunia pesantren,” kata AM. Romly, melalui keterangan tertulis yang diterima Kabar Banten, Selasa 20 April 2021.

Pernyataan MUI Provinsi Banten disampaikan menyikapi kasus dugaan pemotongan dana hibah Ponpes yang disalurkan Pemprov Banten.

Dalam perkara tersebut, Kejati Banten menetapkan tersangka berinisial ES dan telah dilakukan penahanan.

Penyidik juga telah menggeledah gudang arsip di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin 19 April 2021.

Baca Juga: Sunat Dana Hibah Ponpes dari Pemprov Banten, Kejati Tetapkan ES Jadi Tersangka

Terdapat tujuh poin pernyataan MUI Provinsi Banten, sebagai berikut;

Halaman:

Editor: Rifki Suharyadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X