Kabur dari Kewajiban Karantina di Indonesia, Dua Warga Negara Inggris Dideportasi

- 27 Mei 2021, 18:52 WIB
imigration ilust. Dua Warga Negara Inggris dideportasi Imigrasi Soekarno-Hatta karena kabur saat akan di karantina.
imigration ilust. Dua Warga Negara Inggris dideportasi Imigrasi Soekarno-Hatta karena kabur saat akan di karantina. /

KABAR BANTEN - Sebanyak Dua (2) Warga Negara Inggris berinisial ODE (32) alias Dena dan MM (39) alias Merlin dideportasi ke negara asalnya.

Kedua Warga Negara Inggris tersebut dideportasi oleh petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) menggunakan pesawat Singapura Airlines SQ-965 rute Jakarta-London pada Rabu, 26 Mei 2021.

Kabid TPI Imigrasi Bandara-Soetta, Indra Bangsawan mengatakan, kedua Warga Negara Inggris tersebut dideportasi lantaran kabur atau lari dari kewajiban untuk menjalani karantina saat tiba di Indonesia.

Proses tindakan Keimigrasian ini dilakukan oleh Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta bekerja sama dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Hari ini kami bersama rekan-rekan Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan pendeportasian terhadap dua Warga Negara Inggris yang pada tanggal 7 Mei 2021 lalu mereka lari atau kabur dari proses karantina," kata Indra di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Kamis, 27 Mei 2021.

Baca Juga: Dua Warga Negara Inggris Kabur Saat akan Dibawa ke Tempat Karantina, Mengejutkan! Begini Alasannya

Selain dipulangkan ke negara asalnya menggunakan biaya pribadi, kedua Warga Negara Inggris tersebut juga akan mendapat sanksi tambahan berupa penangkalan. Artinya, keduanya tidak diizinkan masuk ke wilayah Indonesia kurang lebih satu tahun.

"Mereka menanggung biaya tiket kepulangan ke negaranya. Selain itu kita kenakan penangkalan 6 bulan dan dapat diperpanjang selama 1 tahun," jelas Indra.

Diketahui, kedua Warga Negara Inggris tersebut datang ke Indonesia pada Jumat, 7 Mei 2021 lalu. Mereka tiba di Bandara Soetta pukul 12.51 WIB menggunakan pesawat Etihad Airways EY-474.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X