Potensi Gempa Bumi dan Tsunami, Sejumlah Pakar Datangi Kabupaten Lebak, Ini Yang Dilakukan

- 14 Juni 2021, 18:35 WIB
Tiga orang pakar gempa bumi dan tsunami memberikan penjelasan mitigasi bencana kepada masyarakat di Kantor Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Minggu, 13 Juni 2021.
Tiga orang pakar gempa bumi dan tsunami memberikan penjelasan mitigasi bencana kepada masyarakat di Kantor Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Minggu, 13 Juni 2021. /Dokumen Petugas Mitigasi Lebak Selatan

KABAR BANTEN - Tiga orang Pakar gempa bumi dan tsunami mendatangi pusat Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

Tiga orang pakar gempa bumi dan tsunami tersebut yakni Dr. Endra Gunawan (Pakar Gempa) Dr. Wiwin Windupranata (Pakar Tsunami), dan Dr. Nuraini Rahma Hanifa (Pakar Gempa dan Tsunami).

Ke-3 orang pakar gempa bumi dan tsunami tersebut sengaja mendatangi Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak dalam rangka berbagi ilmu kepada masyarakat agar memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami yang berpotensi menerjang wilayah Lebak selatan.

"Tiga pakar datang ke Lebak selatan karena memiliki kepedulian tinggi untuk dapat menyelamatkan masyarakat dari bencana gempa bumi dan tsunami," kata Inisiator Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Abah Lala kepada Kabar-Banten.com, Senin, 14 Juni 2021.

Baca Juga: Gempa Bumi di Banten dan Sekitarnya, Periode 4-10 Juni 2021, BMKG: 23 Kejadian, Didominasi Magnitudo 3-5

Mereka sangat peduli karena memang bencana gempa bumi dan tsunami tidak dapat diprediksi. Akan tetapi untuk potensi bakal terjadi itu ada.

"Termasuk sepanjang pesisir wilayah Lebak selatan ada karena memang jejaknya ada. Tinggal bagaimana kitanya sudah siap belum menghadapi sampai pada resiko terburuk yaitu gempa bumi sampai 8,7 skala richter dan tsunami setinggi 20 meter," katanya.

Kesiapan dalam menghadapi bencana ini tentunya dibutuhkan ilmu pengetahuan atau mengenali dan memahami lebih dekat apa itu gempa bumi dan apa itu tsunami. Seperti apa bahaya dan ancamannya.

"Lalu harus seperti apa kita menghadapinya. Nah kedatangan tiga pakar ke Lebak selatan bukan menakut-nakuti tetapi untuk mengedukasi masyarakat agar saat terjadi bencana jangan panik tetapi berupaya mencari tempat aman untuk menyelamatkan diri," katanya.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X