Terapkan Protokol Kesehatan, MTQ Banten 2020 Digelar di Masjid Raya Albantani

- 27 Juli 2020, 14:28 WIB
/

KABAR BANTEN - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVII Tingkat Provinsi Banten tahun 2020 akan dilaksanakan pada 10-15 Agustus 2020 di Masjid Raya Al-Bantani. Pelaksanaan MTQ Banten 2020 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Pak Gubernur menyetujui MTQ XVII Tingkat provinsi dilaksanakan oleh LPTQ Banten dengan memperhatikan protokol kesehatan,” kata Ketua Panitia MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten H. Sholeh Hidayat, Ahad (26/7/2020).

Sholeh mengatakan, awalnya MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun 2020 digelar di Kota Tangerang Selatan pada tanggal 23- 27 Maret 2020.

“Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Gubernur dan LPTQ Banten dengan bupati/wali kota dan LPTQ kabupaten/kota pada tanggal 17 Maret 2020, mengingat pandemi Covid-19 belum melandai di Tangerang Selatan khususnya dan Tangerang Raya pada umumnya, maka pelaksanaan MTQ XVII ditunda sampai dengan waktu yang memungkinkan,” katanya.

Baca Juga : Masjid Al Bantani Diharapkan Jadi Contoh dan Rujukan

Ia menuturkan, setelah menunggu kurang lebih tiga bulan belum juga ada penurunan penyebaran Covid-19 yang signifikan, Wali Kota Tangerang Selatan berkirim surat kepada Gubernur Banten Nomor 451.14/18H/Kesra tertanggal 8 Juli 2020 menyatakan Pengunduran Diri sebagai Tuan Rumah MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten.

“Atas dasar surat tersebut LPTQ Banten, Ketua Panitia dan Karo Kesra berkonsultasi dengan Pak Gubernur terkait penyelenggaraan MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten. Pak Gubernur menyetujui MTQ XVII Tingkat provinsi dilaksanakan oleh LPTQ Banten dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sholeh yang juga Ketua DKM Raya Al-Bantani ini mengatakan, MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten mengangkat tema "MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten Mewujudkan Generasi Qurani Menyongsong Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah".

“Tujuan MTQ mendapatkan kader-kader qurani, meningkatkan ukhwah Islamiyah, membumikan Alquran, membangun silaturahim antara qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah dan khot-khotttoh serta peserta cabang lainnya,” katanya.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X