Distanak dan FSPP Banten Kembangkan Demplot Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Majelis Taklim

- 13 Agustus 2020, 23:40 WIB
Pengurus FSPP Banten dan pihak Dinas Pertanian Banten menunjukkan demplot ketahanan pangan keluarga.* /Sutisna/

KABAR BANTEN - Dinas Pertanian dan Peternakan atau Distanak Banten bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren atau FSPP Banten mengembangkan percontohan demontration plot atau demplot ketahanan pangan keluarga berbasis majelis taklim melalui akuaponik

Pada tahap awal, Distanak Banten dan FSPP Banten mengembangkan percontohan tanaman di Masjid At Taqwa FSPP Banten dan Masjid Al Yaqien Pondok Pesantren Madinatul Maarif, Ragas Grenyang, Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Sekretaris FSPP Banten Fadlullah, menyambut baik pengembangan percontohan ketahanan pangan berbasis majelis taklim tersebut. Menurut dia, pengembangan percontohan tersebut akan membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Baca Juga : FSPP Banten Akan Kampanyekan Tanam Porang

"Pada umumnya, masyarakat memiliki halaman atau bahkan lahan kosong. Nah, sarana itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menanam sayuran daun dan sayuran buah melalui media air atau akuaponik," kata Fadlullah, Kamis 13 Agustus 2020.

Jika dikembangkan, kata Fadlullah, tanaman sayuran yang menggunakan media air, bukan hanya mencukupi kebutuhan sayuran, tetapi lebih dari itu berpotensi membantu perekonomian keluarga. Apalagi, masa pertumbuhan tanaman menggunakan media air sama dengan di tanah atau sekitar sebulan.

"Ibu-ibu anggota majelis taklim bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk menanam sayuran. Kalaupun tidak punya lahan kosong, ibu-ibu bisa memanfaatkan halaman rumah," ucapnya.

Baca Juga : 5 Desa di Kabupaten Serang Jadi Pemasok Sayuran

Staf Holtikultura Distanak Banten, Iwan menyebut, tanaman yang bisa dikembangkan dengan sistem akuaponik adalah sayuran, baik sayuran daun, seperti kangkung maupun sayuran buah, seperti cabai.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X