Dua Pegawai Samsat Pandeglang Jalani Isolasi Mandiri

- 16 September 2020, 23:47 WIB
Covid-19-ilustrasi-1-696x469-5 /

KABAR BANTEN – Dua pegawai UPTD Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Cabang Pandeglang menjalani isolasi mandiri. Seorang di antaranya karena kontak fisik dengan seseorang yang terkonfirmasi Covid-19. Sementara seorang lagi karena penyakit bawaan.

Kepala Samsat Pandeglang Tati Maryati mengatakan, terdapat dua pegawai di lingkungan kantornya yang menerapkan bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Penerapan WFH itu, kata dia, dilakukan sejak Senin 14 September 2020 karena terdapat salah satu pegawai melakukan kontak fisik dengan seorang yang diduga terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga : Meski Wajib Pakai Masker, Pencinta Liga Badak Membludak‎

"Jadi yang dua orang ini sudah menerapkan WFH. Yang satu karena sebelumnya bersentuhan dengan seseorang yang pas dilakukan tes reaktif Covid-19, kebetulan itu orang terdekatnya. Dan yang satu lagi karena memang memiliki penyakit bawaan," kata Tati, Rabu 16 September 2020.

Meskipun begitu, pihaknya memastikan pelayanan di UPT Dispenda Pandeglang tetap berjalan optimal seperti biasa. Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00 sampai 16.00. Hanya saja, terdapat pembagian shift bagi pegawai yang bertugas.

"Jadi ini pelayanan tetap normal saja, pelayanan setiap hari tetap ada. Cuma dibagi dua (shift) untuk waktu pegawai yang bekerjanya," ucapnya.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Bandang di Lebak Masih Terisolasi

Dia mengatakan, agar pelayanan tetap bisa maksimal pihaknya kini menerapkan sistem jadwal bagi pegawai yang bertugas. Hal itu bertujuan guna mencegah terjadinya kerumunan pegawai di lingkungan Dispenda.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X