Rapid Test ASN di Sembilan OPD Pemkot Cilegon, Ini Hasilnya

- 21 September 2020, 20:05 WIB
Pegawai Disperindag Kota Cilegon menjalani rafid test yang digelar Dinkes Kota Cilegon, di lantai III Gedung Diskominfo Cilegon, Senin 21 September 2020. Pada tes tersebut diketahui sebanyak 1 orang ASN reaktif dan disarankan melakukan tes swab di Puskesmas Cilegon.* /Himawan Sutanto/

KABAR BANTEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, hingga Senin 21 September 2020, telah melakukan rapid test kepada pegawai dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di sembilan (9) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Cilegon.

Sembilan OPD tersebut adalah Bappeda, BPBD, DPMPTSP, Disnaker, Dishub, Setda, Setwan, Dinas Satpol PP dan Disperindag. Sepanjang rafid test, Dinkes Kota Cilegon mencatat sebanyak delapan (8) ASN reaktif Covid-19.

"Sebanyak 8 ASN reaktif Covid-19. Di antaranya, pegawai Disnaker 1 orang, Dinas Satpol PP 1 orang, Disperindag 1 orang, dan pegawai Setda sebanyak 5 orang," ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cilegon, Dana Sujaksani, Senin 21 September 2020. 

Baca Juga : Tak Ada Acara dan Kegiatan, Tiba-tiba 2 Bapaslon Cilegon Datangi KPU, Ada Apa?

Dana mengatakan, jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah karena baru sebatas OPD.

“Jadi memang rencananya sampai ke tingkat Kelurahan, kemudian juga BUMD. Saat ini, ada 9 OPD yang sudah melakukan rapid test,” ujarnya. 

Dana menyampaikan, untuk yang belum melakukan rapid test pada OPD tersebut, pihaknya akan melakukan komunikasi. Ia mengatakan, tingkat kehadiran pegawai dalam rapid test 9 OPD tersebut rata-rata sekitar 75 persen dan untuk yang belum rapid test, kemungkinan akan digabung.

"Kalau data yang masuk, mereka yang tidak rapid test ada yang izin dan cuti. Nanti akan kami laporkan kepada Pak Wali Kota agar ada tindakan lebih lanjut bagi pegawai yang belum rapid test,” ujar Dana.***

Editor: Kasiridho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X