Pemkab Lebak Pastikan Daging di Pasar Aman Dikonsumsi

- 2 April 2024, 19:05 WIB
Petugas Disnakeswanvet Lebak saat melakukan pemeriksaan di Kios daging di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak.
Petugas Disnakeswanvet Lebak saat melakukan pemeriksaan di Kios daging di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak. /Kabar Banten /Aldo Marantika

KABAR BANTEN - Kepala Disnakeswanvet Lebak Rahmat Yuniar memastikan bahwa produk hewani berupa daging sapi, kerbau, ayam dan telur yang ada di sejumlah Pasar tradisional di Kabupaten Lebak dalam kondisi aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Kami pastikan semua jenis produk hewan, mulai dari daging sapi, kerbau, ayam dan telur ayam yang beredar dipasaran yang ada di Lebak itu aman untuk di konsumsi," kata Rahmat kepada Kabar Banten, Selasa 2 April 2024.

Dikatakan Rahmat, Jaminan tersebut datang setelah Disnakeswanvet Kabupaten Lebak melakukan pengawasan produk hewani diberbagai Pasar tradisional yang ada di Kabupaten Lebak.

"Pengawasan yang dilakukan tersebut guna memastikan jika produk hewani yang beredar di Pasaran dalam kondisi aman untuk dikonsumsi saat hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah,"ungkapnya.

"Sehingga warga tidak usah merasa khawatir dengan keberadaan daging yang ada di Pasaran, karena sudah dilakukan pemeriksaan oleh Disnakeswanvet yang didampingi Badan POM Serang,"sambungnya.

Rahmat menyampaikan, pengawasan produk hewani ini sudah dilaksanakan sejak pertengahan puasa di daerah perkotaan. Sampai saat ini pemeriksaan masih maraton dilakukan di Pasar-pasar tradiosional seperti di Kecamatan Malingping, Bayah dan sekitarnya, dengan tujuan agar produk hewani yang dijual aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

"Pemeriksaan kita lakukan di Kios-kios daging diseluruh Pasar tradisional tersebut dilakukan dengan pengujian organoleptis, yaitu mulai dari warna, bau dan tekstur, serta bahan yang diuji meliputi daging, jeroan, kulit dan telur ayam,"ujarnya.

Dijelaskan Rahmat, pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui secara dini terhadap keberadaan pencemaran dari bahan kimia semisal formalin, boraks serta zat pewarna yang dilarang.

"Kita periksa semua produk hewan, mulai dari daging sapi, kerbau, ayam. Hasilnya cukup menggembirakan, tidak ada satupun yang mengandung bahan bahan berbahaya, serta kondisi produk hewan yang dijual dalam keadaan segar,"jelasnya.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah