Sikapi Surat Mendagri Soal Pemindahan RKUD ke Bank Banten, Pemkab Serang Pertimbangkan Dua Hal Ini

- 22 April 2024, 10:50 WIB
Sekda Kabupaten Serang menjelaskan soal pemindahan RKUD ke Bank Banten.
Sekda Kabupaten Serang menjelaskan soal pemindahan RKUD ke Bank Banten. /Kabar Banten/Dindin Hasanudin/

Kemudian Bjb juga banyak mendapatkan reputasi bagus dan penghargaan ati berbagai macam lembaga yang menilik tentang perbankan.

Selanjutnya pelayanan Bjb sudah bagus mulai dari sistem pelayanan elektronik tentang alur keuangan daerah dengan elektronik perbankan yang dikelola oleh Bjb, dan juga hal-hal lain yang menyangkut deviden, CSR sangat besar.

"Itu sangat besar kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Intinya itu sudah bagus, sudah, nyaman, sudah merasa aman, dan juga cemistrinya sudah bagus," katanya.

Saat ini Bank Banten juga sudah dalam kondisi sehat. Pihaknya menghargai hal tersebut, namun perlu juga dilihat kinerjanya agar lebih baik lagi. Kemudian harus diperlihatkan bagaimananya.

"Nanti kami akan membuat kajian di dua hal tersebut. Pasti di dua pilihan itu, semua kepala daerah pasti terpikir demikian. Termasuk Kabupaten Serang. Kami membuat kajian dari tim TAPD kepada ibu bupati selaku kepala daerah, nanti tinggal bagaimana bupati menyikapi itu," katanya.

Karena saat ini masih aman dan nyaman di Bjb maka pihaknya tidak ingin gambling dengan memindahkan langsung RKUD sebab berkaitan dengan kepercayaan.

"Kami menghargai surat dari Kemendagri, cuman kami memohon agar dipertimbangkan diberi waktu untuk kajian dulu. Sehingga tidak terburu-buru. Ini mencakup sistem, instrumen keuangan, dan macam-macam. Tidak semudah memindahkan buku tabungan. Kami mohon waktu untuk membuat kajian yang se komperhensif mungkin dai berbagai sudut agar ke depan tidak menjadi permasalahan bagi daerah," ucapnya.

Sebelumnya kata dia sudah dilakukan rapat dengan pihak provinsi terkait rencana tersebut, dan telah dijelaskan bahwa Bank Banten kondisinya sehat baha OJK pun menjamin.

Namun tetap saja ada dua pilihan yang harus disandingkan yakni Bank Bjb yang sudah lama dan Bank Banten.

"Kami tidak mau terburu-buru karena menyangkut sistem, menyangkut hal-hal yang prudential dan menyangkut keuangan daerah. Ada 10 ribu nasabah ASN yang perlu kita lindungi, ada triliunan yang akan dikelola. Kajiannya akan kita lakukan segera," katanya. ***

Halaman:

Editor: Maksuni Husen


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah