Di Pilkada Serentak 2020, Politik Uang dan Netralitas ASN Paling Rawan

- 21 Juli 2020, 16:00 WIB
Bawaslu Kabupaten Serang

SERANG, (KB).- Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin mengungkapkan politik uang dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi yang paling dominan dalam indeks kerawanan pilkada (IKP) tahun 2020. Untuk itu pihaknya menekankan kepada Bawaslu Kabupaten Serang agar mengantisipasi terkait hal tersebut agar tidak terjadi.

Hal itu diungkapkan Mochammad Afifuddin saat melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu Kabupaten Serang, Senin (20/7/2020).

"Politik uang menjadi satu dari dua kerawanan paling menonjol dalam indeks kerawanan pilkada tahun 2020 di 270 daerah," ujar Mochammad Afifuddin kepada Kabar Banten saat ditemui di kantor Bawaslu Kabupaten Serang.

Selain politik uang, yang kedua yakni netralitas ASN. Dua hal ini penting untuk diantisipasi. Oleh karena itu, pihaknya telah bekerjasama dengan banyak pihak terkait pencegahan tersebut agar bisa ditekan setipis mungkin sehingga tidak terjadi.

Bahkan kata dia, untuk netralitas ASN pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), selain juga memberikan imbauan yang sudah disampaikan. Sampai saat ini tercatat sudah ada 369 kasus netralitas ASN yang disoal, sebagian sudah diberi hukuman mulai dari ringan dan paling berat pemecatan.

"Penangana ASN ada di KASN kalau ada yang tidak netral akan kita sampaikan ke KASN," katanya.

Disinggung soal Kabupaten Serang yang sempat menjadi daerah terawan se-Pulau Jawa berdasarkan hasil pemetaan IKP, menurut dia, hal ini harus segera diantisipasi.

"Harus segera antisipasi, IKP dibuat untuk tidak dibenarkan tapi untuk dijadikan kacamata melihat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Mochammad Afifuddin mengatakan, jaringan Bawaslu kuat. Jajaran Bawaslu di seluruh level di kabupaten, kecamatan, desa sudah siap mengawasi ditengah wabah.

Halaman:

Editor: Kabar Banten


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X