BRI Konsisten Catatkan Kinerja Positif Dampak dari Kepemimpinan di Kementerian BUMN yang Fokus dan Tuntas

- 5 Juli 2022, 16:44 WIB
BRI pun berhasil melanjutkan kinerja positif tersebut pada tahun ini, sebagaimana tampak dari capaian laba bersih Rp12,2 triliun per kuartal I-2022 atau pada 3 bulan pertama tahun ini
BRI pun berhasil melanjutkan kinerja positif tersebut pada tahun ini, sebagaimana tampak dari capaian laba bersih Rp12,2 triliun per kuartal I-2022 atau pada 3 bulan pertama tahun ini /BRI

KABAR BANTEN — PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero) Tbk secara konsisten mencatatkan pertumbuhan bisnis yang cemerlang.

Kinerja positif yang ditorehkan BRI tidak lepas dari Kepemimpinan di Kementerian BUMN di bawah komando Menteri BUMN RI Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir lebih fokus serta tuntas dalam menyelesaikan permasalahan dan menghadapai tantangan.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan kepemimpinan di Kementerian BUMN yang lebih fokus dan tuntas itu berperan penting pada pencapaian positif perseroan.

“Ini saya kira tidak lepas dari kepemimpinan di Kementerian BUMN yang sekarang lebih fokus dan tuntas. Fokus untuk menumbuhkembangkan bisnis. Dan fokus untuk mengurai masalah satu per satu. Dan kemudian diikuti dengan action plan yang targetnya terselesaikan dengan tuntas. Sampai ke struktur dasar persoalan itu diurai,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga: Penyaluran KUR BRI Diestimasi Menyerap 32,1 Juta Lapangan Kerja

Pada tahun lalu, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp32,22 triliun atau setara 25,5% dari total laba seluruh perusahaan BUMN yang sebesar Rp126 triliun.

BRI pun berhasil melanjutkan kinerja positif tersebut pada tahun ini, sebagaimana tampak dari capaian laba bersih Rp12,2 triliun per kuartal I-2022 atau pada 3 bulan pertama tahun ini.

Bersamaan dengan itu, kiprah BRI di sektor UMKM semakin menonjol. Hal ini tampak dari komposisi kredit UMKM yang terus tumbuh dari 82,6% kuartal I-2022 menjadi 83,95% pada kuartal I-2022. Sunarso menyebut komposisi kredit UMKM diproyeksikan bisa menyentuh 85% pada 2025.

Halaman:

Editor: Maksuni Husen


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x