Lirik Potensi Kopi Puhu, BUMDes Bandung Kabupaten Pandeglang akan Kembangkan Kebun Pembibitan

- 23 Mei 2024, 20:35 WIB
Seorang petani Desa Bandung memanen kopi. BUMDes Bandung Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang akan kembangkan kebun pembibitan Kopi Puhu.
Seorang petani Desa Bandung memanen kopi. BUMDes Bandung Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang akan kembangkan kebun pembibitan Kopi Puhu. /Kabar Banten /Aldo Marantika

KABAR BANTEN - Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Bandung Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, berencana akan mengembangkan tanaman kopi puhu dengan cara membuat kebun pembibitan.

"Kedepan saya beserta jajaran BUMDes dan kelompok pertanian atau perkebunan akan mencoba membuat kebun bibit,"kata Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja kepada Kabar Banten, Kamis 23 Mei 2024.

Dikatakan Wahyu, kebun pembibitan kopi puhu ini perlu dibuat karena saat ini permintaan akan kopi puhu terus meningkat. Namun stok ketersediaan masih terbatas hanya diangka 6 Kwintal.

"Mudah-mudahan ditahun depan bisa dialokasikan anggaran kebun pembibitan dari dana desa untuk memperbanyak pohon kopi puhu, agara hasil panen para petani semakin meningkat," ungkapnya.

"Pada panen perdana ini, petani baru membawa 6 kwintal, dari 6 kwintal ceri setelah diolah menjadi biji kopi atau green bean beratnya hanya 120 kilogram," sambungnya.

Wahyu menyampaikan, bahwa sebelumnya kopi puhu ini merupakan tanaman liar yang tumbuh disemak belukar dan tidak pernah dilirik. Bahkan, tidak sedikit dari para petani yang membabat pohon kopi puhu. Namun, setelah dilirik dan diolah oleh BUMDes Bandung kopi puhu saat ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi.

"Jadi kopi puhu ini adanya disemak belukar yang awalnya tidak dimanfaatkan. Ketika itu, saya bersama teman-teman BUMDesa mencoba untuk mengolah kopi puhu ini agar bernilai ekonomis. Saat ini nilai ekonomis kopi puhu sangat tinggi dan bisa menjadi nilai tambah penghasilan bagi para petani," ujarnya.

Lebih lanjut Wahyu juga mengatakan, bahwa selain akan mengembangkan kebun pembibitan kopi puhu, pihaknya juga secara continue akan terus mengedukasi para petani kopi puhu agar mau bersama-sama mengembangkan kopi lokal.

"Kita edukasi para petani agar tanaman kopi puhu yang tumbuh secara liar ini dapat dirawat dan dikembangkan. Setiap tahunnya kopi puhu ini dapat dipanen hanya 3 kali.

Halaman:

Editor: Kasiridho


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah