Tampil Anggun dengan Riasan Paes Ageng Jogjakarta Erina Gudono Sah menjadi Istri Kaesang Pangarep

- 10 Desember 2022, 21:59 WIB
Erina Gudono menggunakan Paes Ageng Jogjakarta saat akad nikah dengan Kaesang Pangarep.
Erina Gudono menggunakan Paes Ageng Jogjakarta saat akad nikah dengan Kaesang Pangarep. /Tangkapan layar /Instagram @morden.co

KABAR BANTEN - Erina Gudono tampil anggun dengan riasan Paes Ageng Jogjakarta saat acara akad nikah dengan Kaesang Pangarep yang dilangsungkan di Pendopo Royal Ambarrukmo Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 10 Desember 2022. Keduanya tampil dengan balutan pakaian adat Jawa berwarna putih.

Wajah Erina Gudono tampak manglingi dengan tata rias pengantin Yogyakarta paes ageng. Beda dengan paes Jawa pada umumnya, paes atau riasan hitam ala Yogyakarta yang dipasang di dahi Erina Godono berbentuk runcing, dengan hiasan prada. Selain itu, alisnya dibuat lebih tinggi dengan cabang di bagian ujungnya meyerupai tanduk menjangan.

Hasil riasan Erina Gudono tersebut di rias oleh penata rias Yogyakarta Mamuk Rahmadona. Mamuk diketahui sering merias sejumlah publik figur dan sering menjadi narasumber tentang sejarah tata rias keraton.

Dikutip kabarbanten.pikiran-rakyat.com dari buku pengantin Jogja putri dan Paes Ageng yang ditulis oleh Puspita Martha internasional beauty school, berikut tata cara membuat Paes Ageng Jogjakarta:

1. PENUNGGUL

Tarik garis dari ujung hidung diukur ke atas sampai batas tumbuh rambut, tandai dengan titik A. Dari pangkal alis ukur 3 jari melintang, beri tanda titik B. dari titik A ukur 3 jari membujur dan buat titik ke kiri dan kanan, tandai titik C. Dari titik 8 tarik garis ke titik C, lalu bentuklah potongan ujung daun sirih. Terbentuklah penunggul. Lebar penunggul kurang lebih 3 jari.

2. PENITIS

Dari dua titik C, ukur ke arah kiri dan kanan masing-masing selebar tiga jari, lalu beri tanda D. Dari tink ini diukur lagi selebar 21/2 jari. Dari tengah titik 22 jari ini tarik garis ke bawah selebar satu ibu jari dari alis. Hubungkan ketiga titik tersebut, sehingga terbentuk potongan daun sirih ukuran lebih kecil. Lebar penitis sekitar 2 jari

3. PENGAPIT

Di antara pangkal penunggul dan pangkal penitis buat titik di tengah-tengahnya, beri tanda A. Cari pertengahan antara ujung ujung penunggul dan ujung penitis, beri ntik B. Ukur satu teluntuk jari ke titik antara pangkal penunggul dan pangkal penitis, beri titik C pada kiri dan kanan telunjuk jari, Hubungkan titik antara ujung penunggul dan ujung penitis sehingga membentuk seperti ujung bunga kantil

4. GODHEG

Buat titik di antara penitis dan ujung pertumbuhan rambut kurang lebih sejauh satu jari, kemudian masuk ke pangkal penitis sekitar 1-1/2jari. Dari daun telinga ukur 1 jari-2 jari beri tik Buat garis lengkung dari pangkal penitis ke arah bawah Pangkal godheg selebar 1-2 jari jarak antara telinga ke godheg sekitar 2 jar Hubungkan dua titik tersebut, buat garis dari atas ke bawah seirama dengan garis depannya


5. MENGISI CENGKORONGAN

Selanjutnya cengkorongen dipoles atau diisi dengan pidi atau penghitam. Gunakan weler yang terbuat dari bambu, oleskan pidih dari bawah ke atas, mulai dari penunggul, kedua pengapit, kedua penitis, kemudian kedua godheg. Setelah pidih rata, kemudian beri prode dan ketep pada bagian bagian tepi penunggul, pengopit, penitis dan godheg. Selanjutnya diberi kinjengan bersayap untuk bagian penunggul dan penitis, sementara bagian pengapit, dan godheg diberi kinjengan tak bersayap.

Demikianlah cara membuat Paes Ageng Jogja seperti riasan Erina Gunodo saat prosesi akad nikah bersama Kaesang Pangarep.***

 

Editor: Kasiridho

Sumber: buku pengantin Jogja putri dan Paes Ageng


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah