Jabatan Kasatpol PP Banten Dicopot WH, Begini Respon Agus Supriyadi

24 Desember 2021, 06:39 WIB
Kasatpol PP Banten Agus Supriyadi yang dicopot dari jabatannya buntut didudukinya ruang kerja Gubernur Banten oleh buruh. /Dok. Satpol PP Banten

KABAR BANTEN- Salah satu imbas dari aksi ribuan buruh Banten sampai menduduki Kantor Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) adalah dicopotnya jabatan Agus Supriyadi dari Kepala Satuan Pamong Praja Provinsi Banten (Kasatpol PP Banten) terhitung Kamis 23 Desember 2021.

Menanggapi pencopotan dirinya dari jabatan sebagai Kasatpol PP Banten, Agus Supriyadi memberikan respon. 

Agus mengatakan telah menerima secara lapang dada atas pencopotan dirinya sebagai Kasatpol PP Banten buntut dari didudukinya ruang kerja Gubernur Banten oleh buruh. 

Baca Juga: Buntut Kursinya Diduduki, Gubernur Banten Desak Polisi Tangkap Buruh Anarkis Perusak Fasilitas Pemerintah

"Yang pasti apapun itu, saya terima keputusan pimpinan. Karena ini resiko jabatan saya," ucapnya saat dihubungi Kabar Banten.

Disinggung tentang kronologis pencopotan dirinya dari Kasatpol Banten sebelum kejadian buruh Banten masuk sehingga menduduki Kantor Gubernur Banten, Agus enggan menjawab.

"Saya tidak tahu pasti. Mungkin itu bisa ditanyakan langsung kepada Pelaksana Harian (Plh) pak Delly, yang sebelumnya sebagai Sekretaris saya," ujarnya.

Baca Juga: Imbas Ruang Kerja Gubernur Banten Diduduki Buruh, Kasatpol PP Banten Dicopot

Agus menjelaskan, bahwa dirinya saat ini tidak menyalahkan siapapun itu. Baik Pemprov Banten ataupun buruh Banten.

"Saya belum sampai ke arah sana. Apapun perintah pimpinan saya akan laksanakan. Dan saya terima secara lapang dada. Karena saya harus tetap loyal," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala BKD Banten Komarudin telah mengeluarkan surat perintah Gubernur Banten untuk membebastugaskan Kasatpol PP Banten Agus Supriyadi dari Jabatanya berdasarkan SK nomor 821.2/Kep.221/ BKD.

Baca Juga: Singgasana Gubernur Banten Diduduki Buruh, Wahidin Halim Ngadu ke Polda Sambil Katakan Ini

Keputusan Gubernur tersebut diambil karena ada indikasi Satpol PP tidak berfungsi dalam menjaga ketentraman dan ketertiban di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

"Berdasarkan PP 94/ 2021, ASN yang diduga tidak melaksanakan tugas kedinasan dan berdampak negatif terhadap Instansi, dapat dijatuhi sanksi displin berat," katanya.

Diakui Komarudin, dicopotnya Agus Supriyadi dari jabatan Kasatpol PP Banten berlaku sampai dengan dikeluarkan keputusan tetap terhadap status Kasatpol PP.

Baca Juga: Ruang Kerja Gubernur Banten 'Digeledah', Kursi WH Diduduki, Isi Kulkas Disikat, Aksi Buruh Tuntut Revisi UMK

"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang akan dilakukan segera oleh tim yang ditunjuk Gubernur Banten Agus sudah tidak bertugas lagi," ujarnya.

Sementara ini, dikatakan Komarudin, jabatan Kasatpol PP Banten diemban oleh Sekertaris Satpol PP Banten sebelumnya, yakni Massaputro Delly.***

Editor: Maksuni Husen

Tags

Terkini

Terpopuler