Ini Dua Aset Bernilai Rp1,05 Triliun yang Disepakati Pemkot Cilegon dan PT KS

- 27 November 2020, 16:28 WIB
Penandatanganan MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Edi Ariadi dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim, dan disaksikan oleh Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan serta Koordinator Wilayah II KPK Asep Rahmat Suwandha dan jajaran.  Kegiatan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 27 November 2020.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Edi Ariadi dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim, dan disaksikan oleh Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan serta Koordinator Wilayah II KPK Asep Rahmat Suwandha dan jajaran. Kegiatan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 27 November 2020. /Himawan Sutanto/Kabar Banten

KABAR BANTEN -  Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon dan PT Krakatau Steel (PT KS) telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)menyangkut optimalisasi pemanfaatan aset kedua belah pihak.

Ada dua aset yang disepakati dalam MoU anatara Pemkot Cilegon dan PT KS tersebut. Yakni komplek pusat perkantoran Pemkot Cilegon dan lahan seluar 45 haktare yang ada di Warnasari.

"Dua objek aset yang akan dilakukan penghapusbukuan dan pemindahtanganan adalah terkait komplek perkantoran Pemkot Cilegon seluas 10 hektare dengan nilai estimasi aset Rp151 miliar yang berdiri di atas lahan milik PT KS, " kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan saat acara penandatanganan MoU, Jumat 27 November 2020.

Dia mengatakan, potensi kerja sama dalam pengelolaan pelabuhan yang akan dibangun oleh Pemkot Cilegon di atas lahan seluas 45 hektare di Warnasari dengan nilai estimasi aset Rp900  miliar.

Dengan demikian, total nilai aset lahan perkantoran Pemkot Cilegon dan lahan di Warnasari mencapai Rp1,05 triliun.

Baca Juga : Disaksikan KPK, Wali Kota Cilegon dan Dirut PT KS Sepakati Soal Aset

"Selain itu, tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan kerja sama yang meliputi pengembangan Pelabuhan Cilegon Mandiri, penyediaan jasa pelayanan kepelabuhan, penyediaan jasa konstruksi, dan fasilitasi penataan nelayan. Lingkup kerja sama tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil kajian yang akan dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan dan akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama tersendiri, "tuturnya.

Pihaknya berharap, melalui mekanisme kerja sama pengelolaan dan pemanfaatan aset bersama antara Pemkot Cilegon dan PT KS akan mendorong pengelolaan aset menjadi lebih profesional dan memberikan keuntungan maksimal bagi kedua belah pihak yang juga akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu,  anggota DPRD Cilegon dari Komisi III Andi Kurniyadi mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Wali Kota Cilegon Edi Ariadi dalam melakukan MoU dengan PT. KS.

Halaman:

Editor: Maksuni Husen


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X