Gerindra Terancam Tergeser dari Kursi Pimpinan DPRD Kota Serang

- 22 Februari 2024, 13:30 WIB
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, kemungkinan besar partainya tidak menduduki kursi pimpindan DPRD Kota Serang dan tergeser dengan partai lain.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, kemungkinan besar partainya tidak menduduki kursi pimpindan DPRD Kota Serang dan tergeser dengan partai lain. /Kabar Banten/Rizki Putri

KABAR BANTEN - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Serang terancam tergeser dari kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, yang saat ini diduduki oleh Budi Rustandi sebagai Ketua Dewan.

Sebab, berdasarkan data perolehan suara Pemilu 2024, calon legislatif (Calon) dari Gerindra tidak mendapatkan suara di daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Cipocok Jaya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, berdasarkan informasi dan data perolehan suara pada pemilihan umum (Pemilu) 2024, Partai Gerindra mendapat cukup banyak suara.

Baca Juga: Penghitungan Suara Internal Partai, PKS Kota Serang Klaim Dapat Tambahan Satu Kursi DPRD

"Tapi kalah di kursi (DPRD). Jadi, posisi kursi pimpinan yang saat ini didapat tergeser dengan partai lain," katanya, Rabu 21 Februari 2024.

Sebab menurutnya, jika melihat dari jumlah dan perolehan kursi di sejumlah partai, seperi Golongan Karya (Golkar), partai Nasional Demokrasi (NasDem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan partai Demokrat masing-masing mendapatkan enam kursi.

"Jadi kursi pimpinan kegeser. Karena partai yang lain kan dapat enam kursi, kalau kami Gerindra hanya lima kursi. Di dapil cipocok enggak dapet suaranya," ujarnya.

Meski demikian, dia berharap mendapat tambahan suara pada pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) yang dilaksanakan pada Rabu 21 Februari 2024 kemarin di TPS 01 Banjarsari Kecamatan Cipocok Jaya, dan TPS 24 di Kelurahan Sepang Kecamatan Taktakan.

"Yang namanya PSU kan ada kejanggalan. Harapannya jujur dan adil (Jurdil), dan berharap ada tambahan suara Gerindra," tuturnya.

Namun, dia mengaku cukup pesimistis untuk mendapatkan banyak suara untuk satu kursi di Kecamatan Cipocok Jaya.

Sebab, melihat dari perolehan suara calon legislatif (Caleg) di daerah pemilihan (Dapil) tersebut tertinggal cukup jauh dengan partai lainnya.

"Optimis boleh, tapi kan kami juga melihat dari sisi perolehan suaranya kurang, tertinggal jauh. Karena semua dapil dapat satu, kecuali cipocok, tapi masih tetap berharap ada yang memilih gerindra," ucapnya.

Untuk angkanya, dikatakan dia, pihaknya saat ini masih melakukan rekapitulasi C1 secara menyeluruh.

Namun, untuk di Dapil Kasemen perolehan suara dirinya cukup banyak, dan diklaim menang telak.

"Belum. Kalau di Kasemen menang telak, totalnya ada 13.000 sekian, dan suara pribadi saya ada 9.000 an," ujarnya.

Menurut dia, perolehan suara yang didapat Partai Gerindra khususnya untuk calon legislatif diakibatkan oleh beberapa faktor.

Baca Juga: Cipocok Jaya Terbanyak, Bawaslu Kota Serang Catat 32 Temuan Pelanggaran Pemilu

Salah satunya terhadap popularitas dari para calonnya. "Memang karena kurangnya caleg, jadi bawaannya tidak ngangkat, dan (Perolehan) suaranya kurang banyak," tuturnya.

Berbeda dengan PKS Kota Serang yang mengklaim mendapatkan satu porsi kursi DPRD Kota Serang pada Dapil Kecamatan Kasemen.

"Iya, Alhamdulillah PKS sudah selesai input data. Dari data yang kami peroleh, InsyaAllah PKS dapat tambahan satu kursi dari daerah pemilihan (Dapil) di Kecamatan Kasemen. Jadi, total yang kami petakan bisa mencapai enam kursi," ucap Ketua DPD PKS Kota Serang, Hasan Basri.***

 

Editor: Yandri Adiyanda


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah