5 Jenderal yang Mendapat Penghargaan Kehormatan Sebelum Prabowo

1 Maret 2024, 06:05 WIB
Prabowo Subianto memberikan penghormatan usai mendapat penghargaan berupa jenderal kehormatan dari Presiden Jokowi. /Tangkapan layar/X Prabowo/

KABAR BANTEN - Pada tanggal 28 Februari 2024, Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan istimewa berupa kenaikan pangkat menjadi Jenderal TNI Kehormatan Purnawirawan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Keputusan pemberian Jenderal TNI Kehormatan ini diambil pada Rapat Pimpinan TNI/Polri di GOR Ahmad Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 13/TNI/2024 tanggal 21 Februari 2024.

Prabowo bukan satu-satunya purnawirawan TNI yang mendapat penghargaan Jenderal TNI Kehormatan.

Baca Juga: Fenomena Caleg Gagal Berujung Stres dan Depresi Hingga Menarik Kembali Pemberian

Sejumlah jenderal TNI lainnya juga merasakan momen emas ini.

Dikutip Kabar Banten dari berbagai sumber, berikut adalah 5 jenderal lain selain Prabowo Subianto yang mendapatkan kenaikan pangkat istimewa setelah pensiun:

1. Soedirman

Jenderal Soedirman meraih kenaikan pangkat di TNI Angkatan Darat setelah memimpin pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan berhasil melawan Inggris di Ambarawa pada Desember 1945.

Pada 15 Desember 1945, Soedirman dilantik oleh Presiden Soekarno menjadi Panglima Besar TKR dengan pangkat jenderal.

2. Abdul Haris Nasution

Kenaikan pangkat Abdul Haris Nasution di TNI AD terjadi setelah masa pensiun. Ia dianugerahi pangkat Jenderal Besar bintang lima pada 5 Oktober 1997, yang bertepatan dengan ulang tahun ABRI.

Nasution, pencetus gagasan dwifungsi ABRI, memberikan kontribusi besar pada pemerintahan Soeharto.

3. Soeharto

Soeharto, yang kemudian menjadi Presiden Indonesia, meraih kenaikan pangkat setelah menyelesaikan tugas militernya di TNI AD.

Dalam peringatan ulang tahun ABRI pada 5 Oktober 1997, Soeharto dianugerahi pangkat Jenderal Besar bintang lima mengakhiri karir militernya yang dimulai sebagai Mayor Jenderal pada tahun 1962.

4. Hari Sabarno

Hari Sabarno, perwira tinggi TNI yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, mendapat kenaikan pangkat dari Letnan Jenderal bintang 3 menjadi Jenderal bintang 4 pada tahun 2004, setelah pensiun dari dinas militer.

5. Abdullah Mahmud Hendropriyono

Abdullah Mahmud Hendropriyono, merupakan seorang intelijen dan mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN).

Ia meraih kenaikan pangkat dari Letnan Jenderal menjadi Jenderal bintang 4 di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri, meskipun sudah memasuki masa pensiun di militer.

Baca Juga: PT MRT Jakarta Akan Menghentikan Penggunaan Kartu Multi Trip Mulai November 2024, Jadi Pakai Apa?

Kenaikan pangkat istimewa setelah masa pensiun merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah atas kontribusi dan dedikasi seorang jenderal selama berkarir di militer.

Meski memasuki fase baru dalam kehidupan, kiprah mereka tetap dihargai, menciptakan jejak inspiratif bagi generasi penerus.***

Editor: Rifki Suharyadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Terpopuler