Prodi PPG UIN Banten Lakukan Uji Pengetahuan Batch 1

22 Agustus 2023, 08:30 WIB
Suasana peserta saat mengikuti pelatihan tryout uji pengetahuan yang diselenggarakan Prodi PPG UIN Banten. /Dok. Prodi PPG UIN Banten./

KABAR BANTEN - Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin atau UIN SMH Banten melakukan uji pengetahuan untuk menguatkan kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa sebagai calon guru.

Dekan FTK Nana Jumhana mengatakan, ini merupakan kali pertama menyelenggarakan induksi PPG, yang tidak lepas dari kerja keras  semua.

Pihaknya berharap peserta dapat memberikan sumbangsih nyata dalam tingkat kelulusan PPG Batch 1 2023.

"Peserta yang mengikuti kegiatan ini tersebar di kabupaten dan kota di Provinsu Banten dan beberapa daerah di Jawa Barat diharapkan dapat melahirkan guru yang profesional," kata Nana.

Baca Juga: Buka PBAK, Rektor UIN SMH Banten Beri 4 Pesan Pada Mahasiswa Baru

Ia mengatakan, kegiatan pelatihan uji pengetahuan ini sudah dilaksanakan dan Selasa 22 Agustus 2023 merupakan hari terakhir.

Diharapkan peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa meningkatkan kompetensi serta melahirkan guru profesional.

"Diharapkan bisa saling mengisi, belajar, saling menguatkan dalam sesi tryout dan sesi pembahasan," ujarnya.

Ia menuturkan, peserta yang mengikuti tryout uji pengetahuan diharapkan bisa lulus dan mendapatkan hasil yang maksimal.

"Kami doakan agar Bapak Ibu sehat selalu dan lancar hingga lulus dengan hasil maksimal," tuturnya.

Rektor UIN SMH Banten Prof.  Wawan Wahyuddin menyambut baik kegiatan pelatihan uji pengetahuan yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Pihaknya berharap kegiatan ini sebagai upaya agar mencapai hasil maksimal.

Baca Juga: Diterima UIN Syarif Hidayatullah Jalur SPMB Mandiri, Ini Link Pengumuman dan Segera Lakukan Registrasi Ulang

Ia mengatakan, Induksi Ujian Pengetahuan merupakan bagian dari ikhtiar sederhana yang dilakukan Prodi PPG.

Menurutnya perkembangan teknologi dewasa ini turut menyesuaikan pola pembelajaran para pendidik.

"Bisa jadi profesi kita diganti oleh AI, tapi satu hal yang harus kita ingat, Al-Qur'an sungguh telah mengajarkan kita tentang pentingnya iman," katanya.***

Editor: Rifki Suharyadi

Tags

Terkini

Terpopuler