Warga di Serang Banten Gotong Royong Tambal Jalan Rusak yang Sering Makan Korban

16 Februari 2021, 20:42 WIB
Pengendara melintasi jalan rusak yang telah ditambal di Kampung Ketulisan, Kelurahan Kasemen, Kota Serang. /Rizki Putri/

 

KABAR BANTEN - Warga Kampung Ketulisan, Kelurahan Kasemen, Kota Serang secara swadaya dan gotong royong menguruk jalan rusak dan berlubang di lingkungannya.

Sebab, selama ini banyak pengendara, khususnya sepeda motor sering mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

Ketua Pemuda Kampung Ketulisan Mahfud mengatakan, warga bersama-sama melakukan gotong royong untuk menguruk jalan rusak di lingkungannya. Sehingga jalan tersebut bisa dilewati pengendara dengan nyaman, meski tidak seperti jalan aspal yang mulus.

Baca Juga: Petugas Dishub Hadang 25 Truk di Jalan Raya Rangkasbitung-Leuwidamar Lebak, Gara-gara Ini

"Batu-batu yang besar kami pecahkan, supaya jalan yang berlubang itu bisa tertutup walaupun seadanya. Untungnya dikasih satu truk batu. Karena jalan ini sering dilewati kendaraan, apalagi kalau malam, sering jatuh itu yang lewat karena rusak dan licin," katanya, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, penerangan jalan juga sebagian besar bersumber dari rumah-rumah warga sekitar.

Baca Juga: Asyik!BPNT Segera Cair Bulan ini, DIsalurkan Hingga Desember 2021, Yuk Ikuti Prosedurnya!

"Penerangan sudah ada, sebagian terbantu dari rumah warga sekitar. Pokoknya jalan ini rusaknya parah banget apalagi kalau musim hujan, itu kita enggak tahu mana yang berlubang dan enggak, karena tergenang air," ucapnya.

Dia mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan tersibuk karena menghubungkan sekitar enam kampung, di antaranya Kampung Ketulisan, Angsana, Pemindangan, dan Keganteran.

"Belum lagi perumahan, di daerah sini banyak. Jadi jalan ini sangat penting, padat juga aktivitasnya ramai terus yang lewat," ujarnya.

Baca Juga: Vaksinasi Tahap Kedua dimulai Besok, TNI-Polri Jadi Sorotan! Presiden Jokowi Perintahkan Ini

Batu-batu, kata dia, merupakan bantuan dari salah satu perumahan di dekat kampung Ketulisan.

"Kebetulan ada yang kenal dengan pengembang perumahan di daerah Angsana, akhirnya kami minta batu buat nguruk jalan rusak. Karena sampai sekarang pemerintah tidak ada yang membantu. Kami juga mengharapkan agar pemkot bisa mininjau untuk melihat kondisi jalan di sini," tuturnya.

Warga lainnya, Tb Saprudin mengatakan, beberapa waktu lalu ada dua pengendara perempuan yang terjatuh ketika melintasi jalan tersebut.

Baca Juga: Sepak Terjang Multatuli Terkenal Karena Novel, Nyimas Gamparan Angkat Senjata Melawan Kolonial

Dia juga berharap Pemkot Serang bisa lebih memperhatikan kondisi jalan lingkungan.

"Warga meminta agar Pemkot Serang bisa lebih memperhatikan kondisi jalan lingkungan. Apalagi kan jalan sudah rusak parah seperti ini. Bahkan beberapa waktu lalu ada dua pengendara motor perempuan jatuh, karena jalannya rusak dan licin. Jadi kami minta segera diperbaiki," katanya.

Baca Juga: Destinasi Wisata Kuliner yang Enak dan Hemat di Kota Jakarta

Dia mengatakan, perbaikan jalan rusak tersebut dilakukan warga secara bergotong royong, dan mendapatkan bantuan batu dari pengembang perumahan.

"Jadi kami minta ke perumahan di dekat sini, tapi cuma sekadar ngasih saja, satu truk. Kemudian, atas kesadaran masyarakat kami bergotong-royong untuk menambal jalan yang bolong," ujarnya. (Rizki/H-42)***

Editor: Rifki Suharyadi

Tags

Terkini

Terpopuler