Polisi Sudah Amankan 19 Anggota Geng Motor Bersajam di Ciceri Kota Serang, Masih Bisa Bertambah

8 Maret 2021, 17:19 WIB
Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Martri Sonni memberikan keterangan kepada awak media saat ekpose kasus video geng motor yang viral di media sosial di Mapolres Serang Kota, Ahad 7 Maret 2021. /Kabar Banten/M. Hashemi Rafsanjani

KABAR BANTEN - Polda Banten dan polres jajaran kembali menangkap sembilan orang anggota geng motor yang membawa senjata tajam (sajam) dan memblokade persimpangan Ciceri, Kota Serang, Sabtu 6 Maret 2021.

Sebelumnya polisi menangkap 10 orang terkait aksi gerombolan pemuda yang videonya viral di media sosial tersebut. Dengan demikian total pelaku yang sudah diamankan menjadi 19 orang.

Sebelumnya, sepuluh pelaku yang ditangkap yaitu EK, MR, AB, AA, IS, GI, FH, AG, NH, dan RD. Salah satunya merupakan ketua geng motor Allstar.

Baca Juga: Detik-detik Gerombolan Pemuda Pamer Senjata Tajam di Depan Pos Polisi Ciceri Kota Serang

Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, pihaknya bersama Satreskrim Polres jajaran masih terus melakukan pengembangan dan memburu para pelaku aksi gerombolan pemuda mengacungkan senjata tajam.

Perkembangan terbaru pada Senin 8 Maret 2021 pukul 08.00 WIB pihaknya kembali menangkap 9 pelaku.

“Sehingga total sementara menjadi 19 orang pemuda dari gerombolan bermotor, yang mana hasil pengembangan dari peristiwa aksi gerombolan motor yang sama-sama kita saksikan viral di media sosial yang terjadi pada hari Sabtu (06 Maret 2021) dini hari pukul 03.00 WIB," kata Sonny, Senin 8 Maret 2021.

Keterangan sementara yang disampaikan pelaku, modus operandi aksi tersebut untuk balas dendam. Sekitar dua bulan yang lalu terdapat kelompoknya yang akan dianiaya atau dibacok.

Baca Juga: Viral! Video Gerombolan Orang Acungkan Parang dan Celurit di Ciceri Kota Serang

“Merespon dari kejadian tersebut mereka merencanakan untuk balas dendam di mana hasil komunikasi yang dilakukan oleh oknum tersebut melalui grup media sosial namanya Allstar, berdasarkan keterangan dari 19 orang yang sudah kami amankan,” ujarnya.

Upaya pengembangan masih terus dilakukan dengan cara mencari pelaku yang lainnya. Kemungkinan jumlah pelaku yang ditangkap akan bertambah. “Kami masih melakukan pengembangan dan kemungkinan jumlah yang kami amankan akan terus bertambah," katanya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, pihak kepolisian sedang menelusuri dan menyelidiki orang-orang yang terlibat aksi gerombolan pemuda mengacungkan senjata tajam sebagaimana terlihat dalam tayangan video di media sosial.

Baca Juga: Polda Banten 'Gercep' Ringkus Geng Motor, Anggota Komisi III DPR Adde Rosi Sampaikan Apresiasi

"Terkait video viral tersebut, Polda Banten terus secara estafet melakukan penyelidikan dan mendalami video terkait puluhan pemuda yang membawa celurit tersebut. Kita akan menindak tegas terkait aksi preman sekelompok pemuda tersebut," ujarnya.

Ia mengimbau, seluruh orang tua untuk aktif mengawasi anaknya masing-masing. Dia tidak ingin terdapat anak-anak yang terlibat aksi keonaran.

"Kepada seluruh masyarakat jangan coba-coba membuat keonaran di wilayah hukum Polda Banten. Tak ada tempat bagi masyarakat yang membuat keonaran atau mengganggu Kamtibmas di Banten. Dan kepada seluruh orang tua agar mengawasi anak-anaknya untuk tidak keluar hingga tengah malam," ucapnya.***

Editor: Rifki Suharyadi

Tags

Terkini

Terpopuler