Wali Kota Tangsel Izinkan ASN Kunker ke Luar Daerah, Safari Ramadan Kembali Diberlakukan di Tangerang

22 Maret 2022, 18:59 WIB
Ilustrasi Ramadan /Lazuardi Gilang Gemilang/Kabar Banten

KABAR BANTEN - Pemerintah Kota atau Pemkot Tangsel (Tangerang Selatan) mengizinkan kembali Aparatur Sipil Negara (ASN), melakukan perjalanan dinas luar kota, setelah adanya kelonggaran aktifitas di periode PPKM level 2 saat ini. 

"Perjalanan dinas luar negeri kita tidak ada, karena tidak dianggarkan. Kalau perjalanan dinas luar daerah mungkin sejak seminggu ini sudah bisa dilakukan lagi, ketika pesawat kereta tidak lagi swab. Termasuk kunjungan daerah ke kita," ungkap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Kantor Balaikota Tangsel, Selasa 22 Maret 2022.

Benyamin Davnie menegaskan, pada bulan puasa kali ini, juga akan kembali menggelar Safari Ramadan. Setelah dua tahun pelaksanaan ramadan sebelumnya menghentikan kegiatan Safari Ramadan. 

"Mulai lagi safari ramadan, saya sudah bilang bagian Kesra (kesejahteraan rakyat) dan sebagainya paling tidak akhir minggu pertama kita mulai safari ramadan," terang Benyamin.

Dia menegaskan, kegiatan keliling rumah ibadah menemui warga Tangsel, itu tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan seperti keharusan mencuci tangan, penggunaan masker dan penyediaan hand sanitizer di rumah ibadah. 

"Prokes kita sudah ada fatwa MUI, boleh salat tarawih rapat, itu saja kita pakai dulu.  Nanti kalau ada perkembangan dari Provinsi, angka naik lagi, tapi kita anggap biasa saja. Saya sudah woro woro prokes, tetap pakai masker, hand sanitizer," jelasnya. 

Dalam kegiatan sambang Masjid di bulan puasa itu, Benyamin memastikan bahwa kegiatan itu, diisi konten - konten bermanfaat terutama dalam menyampaikan pesan pembangunan di kota Tangsel. 

"Yang penting adalah masjid yang dikunjungi yang mana, kemudian kontenya siapa saja dan apa yang mau kita informasikan. Saya ingin safari ramadan sebagai informasi pembangunan," ucapnya. 

Kegiatan safari ramadan itu, kata Benyamin, berharap bisa memberikan bantuan-bantuan sosial terhadap Masjid dan komunitas warga yang dia kunjungi. 

"Kedua saya sudah minta bagian kesra adakah bantuan-bantuan, kita cek dulu (anggaran)," tukasnya.

Sementara itu, menyambut Ramadan 1443 H, masjid-masjid di Kota Tangerang juga kembali menggelar Salat Tarawih berjamaah. Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat telah mempersilahkan seluruh masjid dan musala di wilayahnya untuk menggelar Salat Tarawih.

Bahkan, saf dan kapasitasnya diperbolehkan normal sebelum pandemi Covid-19.

"Sudah kita normalkan (Salat Tarawih), sudah landai menuju endemi. Jadi kembali ke hukum asalnya, Salat kan harus rapat," ujar Ketua MUI Kota Tangerang Baijuri Khotib.

Kendati demikian, MUI Kota Tangerang sifatnya bukan perintah dan keputusan tapi memberikan pilihan kepada setiap DKM. Jadi, lanjut Baijuri, pihaknya menghormati tiap keputusan DKM di Kota Tangerang apakah akan menggelar Salat Tarawih atau tidak.

"Iya jadi kita kasih pertimbangan, berdasarkan informasi yang kita terima dari beberapa kali pernyataan pemerintah. Jadi sudah kita persilahkan untuk kembali ke asal, tapi bukan menjadi keputusan," tuturnya.

Walau sudah boleh Salat Tarawih secara normal, MUI Kota Tangerang mengimbau jemaah untuk tetap menaati protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, memakai hand sanitizer, dan lekas pulang begitu salat selesai.

"Silahkan teman-teman kembali merapatkan safnya tapi tetap menerapkan prokes. Siang ini kita rapat dengan pemerintah Kota Tangerang. Jadi kita akan pertimbangkan nanti secara hukum agama dengan pemerintah," pungkas Baijuri.***

Editor: Kasiridho

Tags

Terkini

Terpopuler