Tak Jauh Berbeda dengan APBD 2020, Ini Besaran Bankeu Pemprov Banten 2021

16 Oktober 2020, 08:03 WIB
dana bantuan provinsi ilustrasi /

KABAR BANTEN - Pemprov Banten kembali mengalokasikan bantuan keuangan (bankeu) kepada pemerintah kabupaten/kota melalui APBD Tahun Anggaran (TA) 2021.

Besaran bankeu yang dialokasikan rencananya tidak berkurang atau tak jauh berbeda dengan besaran pada APBD TA 2020.

Diketahui, Pemprov Banten mengalokasikan bankeu pada APBD TA 2020. Rinciannya, Kabupaten Serang Rp80 miliar, Kabupaten Lebak Rp65 miliar, Kabupaten Tangerang Rp60 miliar, Kabupaten Pandeglang Rp55 miliar.

Selanjutnya untuk Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang masing-masing mendapat Rp45 miliar.

Baca Juga : BKKBN Banten Evaluasi Penyelenggaraan SPIP 2020

Kepala BPKAD Banten Rina Dewiyanti mengatakan, tahapan penyusunan APBD TA 2021 telah sampai pada pengesahan KUA PPAS. Tahapan selanjutnya dilakukan pembahasan Rancangan APBD.

"Mudah-mudahan sesuai agenda yang dilaksanakan. Mudah-mudahan minggu depan sudah masuk," katanya, Kamis 15 Oktober 2020.

Adapun agenda pembahasan Rancangan APBD TA 2021 sendiri antara lain penelitian RKA, penyampaian Rancangan Perda kepada DPRD Banten, dan paripurna persetujuan di DPRD Banten.

"Penyampaian dokumen ke Kemendagri. Perda direncanakan pergubnya 18 Desember," ucapnya.

Baca Juga : Sejumlah Pejabat Pemprov Banten Dilantik, Tabrani Jabat Kadindik

Pada APBD TA 2021 salah satu akan dialokasikan bankeu kepada pemerintah kabupaten/kota di Banten. Besaran bankeu yang dialokasikan rencananya tak jauh berbeda dengan besaran pada APBD TA 2020.

"Bankeu masih disamakan dengan tahun lalu," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo mengatakan, postur KUA PPAS APBD TA 2021 terdiri atas pendapatan Rp11,38 triliun.

Pendapatan transfer dari pemerintah Rp4,38 triliun yang terdiri atas dana alokasi umum (DAU) Rp1,15 triliun, dana bagi hasil Rp573,4 miliar.

Baca Juga : Untirta Press Luncurkan Buku

Dana alokasi khusus (DAK) Rp2,65 triliun serta dana insentif daerah Rp44,9 miliar. Kemudian, belanja daerah Rp15,556 triliun.

"Pembiayaan silpa adalah Rp134,1 miliar, penerimaan pinjaman daerah dari pemerintah pusat Rp4,134 triliun," katanya di Sekretariat DPRD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Penetapan kesepakatan KUA PPAS APBD TA 2021 merupakan tahapan lanjutan dari pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya.

Koordinasi antara komisi DPRD dengan mitra kerja yang dibawa dalam pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Banten.

"Kemudian disesuaikan dengan juga finalisasi penganggaran," katanya.***

Editor: Kasiridho

Tags

Terkini

Terpopuler