FSPP Banten Prioritaskan Pengembangan Keilmuan, Keislaman, Kebangsaan dan Kemodernan

- 1 Juni 2021, 19:31 WIB
Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten menyelenggarakan rapat kordinasi sekaligus renungan hari lahir Pancasila di secretariat FSPP Banten,  Senin 1 Juni 2021.
Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten menyelenggarakan rapat kordinasi sekaligus renungan hari lahir Pancasila di secretariat FSPP Banten, Senin 1 Juni 2021. /Dok FSPP Banten

 

KABAR BANTEN - Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten menyelenggarakan rapat kordinasi sekaligus renungan hari lahir Pancasila di secretariat FSPP Banten,  Senin 1 Juni 2021.

Rapat dihadiri Ketua Presidium FSPP Banten KH. Anang Azharie Alie, M.Pd.I beserta anggota KH. Sulaiman Effendi, M.Pd.I, Ki. Syamsul Ma'arif, M.Pd., dan KH. M. Shodiqin, MSI. Sekjend FSPP Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si. Bendahara umum KH. Bukhori Arsyad, M.Si.

Hadir juga Ketua dan Sekretaris Departemen FSPP Banten.

Dalam rapat ini, KH. Anang Azharie Alie menegaskan posisi FSPP sebagai organisasi perkumpulan Kyai pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah Banten.

Baca Juga: FSPP Kawal Transformasi Digital Pesantren di Banten, Ini Langkah yang Dilakukan

Ia menegaskan  FSPP berasaskan Islam dengan menjunjung tinggi dan mengawal pelaksanaan ideologi Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka negara kesatuan republik Indonesia.

KH Anang juga mengatakan FSPP mengutamakan silaturahim dalam penyelesaian masalah dan terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak dalam upaya pemberdayaan Pesantren dan komunitasnya.

Fadlullah, selaku Sekretaris Jenderal FSPP Banten menjelaskan bahwa dalam rapat koordinasi pengurus FSPP Selasa 1 Juni 2021 ditetapkan 4 program prioritas.

Baca Juga: Anggota DPR Jazuli Juwaini Sampaikan Kabar Gembira Kepada Pesantren, FSPP : Terimakasih Atas Dukungannya

Pertama, musabaqoh qiraatul kutub. Kitab yang dilombakan adalah karya Syeikh Nawawi al-Bantani. Kedua, pendidikan kader kiai.

“Misi pendidikan kader kiai adalah pengembangan wawasan keilmuan, keislaman, dan kebangsaan yang bersumber dari kitab kuning,” katanya.

Ketiga, pendidikan kader wirausaha. “ Santri dilatih menjadi penggerak ekonomi berbasis pesantren dan komunitas.

Baca Juga: Puluhan Pengurus FSPP se-Banten Diedukasi Manajemen Keuangan Syariah

“Terutama dalam bidang ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan  dan kelautan, dan perkebunan,” ujarnya.

 Keempat, pelatihan digitalisasi Pesantren. “Trendi atau Pesantren Digital adalah upaya FSPP Provinsi Banten mengarahkan warga Pesantren memasuki era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi,” ujarnya.

Baca Juga: Budidaya Porang, FSPP-UPZ BAZNAS Pemprov Banten Jalin Kerjasama Pemberdayaan Pesantren dan Mustahik

Fadlullah mengatakan Pancasila lahir dalam satu tarikan nafas dengan peristiwa 22 Juli dan 18 Agustus 1945.

“Hari ini juga bertepatan dengan haul wafatnya Almarhum KH. Matin Djawahir wakil Ketua Dewan Pertimbangan FSPP Provinsi Banten 20 Syawal. Semoga Allah menjadikan kiprah beliau di FSPP dalam memajukan pendidikan pesantren sebagai amal jariyah,” ucapnya.***

 

 

Editor: Maksuni Husen


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah