Dewan Asal Anyer Cinangka Sarankan Begini untuk Hidupkan Destinasi Alternatif Selain Pantai

- 19 April 2024, 12:55 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Anyer Cinangka Mohamad Wahyu Agusti memberikan pandangan soal kemacetan dan destinasi wisata alternatif di Anyer Cinangka.
Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Anyer Cinangka Mohamad Wahyu Agusti memberikan pandangan soal kemacetan dan destinasi wisata alternatif di Anyer Cinangka. /Dok. Kabar Banten


KABAR BANTEN - Kemacetan masih menjadi tradisi yang terjadi ketika momen libur lebaran atau tahun baru di jalur wisata Pantai Anyer Cinangka.

Padahal di wilayah tersebut terdapat banyak destinasi wisata alternatif yang jadi penyangga Anyer Cinangka, yang seharusnya bisa juga jadi tujuan wisatawan untuk mengurai kemacetan.

Akan tetapi keberadaan destinasi wisata alternatif itu dinilai masih belum optimal menyerap wisatawan, sehingga wisatawan masih terfokus ke Pantai Anyer Cinangka.

Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Anyer Cinangka Mohamad Wahyu Agusti mengatakan sulit untuk mengatur kemacetan Anyer Cinangka.

Sebab Anyer Cinangka ramainya setahun dua kali yakni lebaran dan tahun baru, sehingga wisatawan datang sekaligus.

Padahal sudah disiasati Polda dan Polres dengan one way.

Namun liburan kali ini benar-benar penuh semua jalur alternatif pun terisi.

Sehingga hal wajar ketika banyak putar balik.

"Menurut saya (solusinya) untuk lebih intens one way kalau di Anyer sehari dua kali pagi masuk Anyer sore pulang dari Anyer, menurut saya bisa lebih intens per jam kaya di puncak. Dan juga (saat ini) one way gak terlalu diinfokan beberapa pengunjung banyak yang gak tahu, kita juga kemarin kasih tahu kalau liburan panjang ada one way. Tahun ini agak meledak memang pengunjungnya," ujarnya kepada Kabar Banten Kamis 18 April 2024.

Sementara agar destinasi wisata penunjang ramai dan bisa dilirik wisatawan yang tak tertampung di Anyer Cinangka, menurut politisi PKB itu perlu ada pemasaran masif via media sosial.

Halaman:

Editor: Yomanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah